dunia kecil di belantara maya
ada di sudut kelokan jalan
dekat dapur peradaban

/depan
/indeks puisi

/link
/isisitus

TITIK NOL

Kemudian aku berpikir
barangkali hidup itulah kematian
dan kematian adalah kehidupan!

Bila hilang langkah dalam ketidakpastian ini bernama kehidupan,
maka kepastian adalah kematian

Mengapa berkeras hati
hidup ini harus berarti
bila ukuran-ukuran kepastian yang dipatokkan di dahiku hanya untuk menutupi ketidakpastian?

Mengapa bersikukuh hendak abadi
bila kematian yang tiada terelakkan
adalah jawaban terabadi?

Detik-detikku berisi pertanyaan 
dan jawaban sendiri

"Kapan ada kepastian?"
Jawabku, "Justru ketidakpastian kitalah kepastian yang didapat!"

Aku didera oleh jawabku sendiri
dan tersiksa habisa karna tanya.

Berulang terus tak kenal letih lesu
hingga pikiran sehat jadi berantakan
iman jadi tertawaan
agama jadi celaan murahan

Kemudian di satu titik saat segala usai
aku kembali berpikir
barangkali kematian berawal dari kehidupan
dan kehidupan berakhir dengan kematian

10 November 1997

 

Kreasi ini dilindungi oleh kesetiaan dan ketekunan, 
jadi mohon hargailah dengan layak dan sepantasnya.
Permohonan atas salinan puisi bisa disalurkan lewat email.
Amang's World - 2001-2003